Eksistensi Marquez di MotoGP Aragon

Para pembalap yang masuk dalam sirkuit MotoGP adalah para pembalap yang memiliki kualitas yang tinggi. Kehandalan dalam membalap sudah tidak perlu diragukan lagi. Beberapa nama pembalap popular yang menjadikan banyak pasang mata terfokus adalah Marc Marquez. Berita MotoGP terkini Sindonews adalah sepak terjang Marquez dalam sirkuit MotoGP Aragon.

Obsesi Marques untuk tampil maksimal di GP Aragon sama halnya api yang menyala-nyala. Namun kenyataan berkata lain, karena ganasnya sirkuit Aragon, Amrquez termasuk dalam deretan korban yang harus mengalami kegagalan dalam bertanding.

Sebelumnya, Marquez telah menduduki posisi klasemen teratas, namun MotoGP Aragon sepertinya berkata lain. Selama latihan untuk memulai adaptasi dengan sirkuit Ragaon, Marquez harus terlempar dari motornya di tengah balapan. Bersama dengan dua rivalnya, yaitu Valentino Rossi dan Nicky Hayden.

berita-motogp-terkini-sindonews

Ketiga pemain yang tengah memperebutkan gelar juara MotoGP ini harus mengalami kegagalan selama sesi latihan. Marquez pun sampai mengalami cedera pada bahunya, akibat menghantam aspal dengan kerasnya. Marquesz dan para rivalny tersebut jatuh di satu titik, yaitu tepat di tikungan kedua. Mereka seperti kehilangan keseimbangan.

Walaupun sempat terjatuh dan mengalami luka pada bahunya, Marquez masih memimpin kalkulasi waktu tercepat dari 21 pembalap lainnya yang mengikuti sesi latihan. Catatan waktu yang diraih oleh Marquez adalah 1 menit lebih 47.810 detik. Poinnya itu lebih unggul daripada rivalnya yang menduduki posisi kedua, yaitu Cal Crutchlow (1 menit 48.006 detik). Selisih 0,196 detik menjadikan Marquez masih tetap memimpin klasemen sementara.

Misteri sirkuit Aragon memang menjadi berita MotoGP terkini Sindonews yang paling banyak dibicarakan. Karena sirkuit ini memang terkenal sulit dan banyak ditakuti oleh para pembalap. Namun, Marquez tetap semangat dan optimis bahwa dirinya akan mampu menaklukkan sirkuit Aragon tersebut.

Walaupun sebenarnya, menurut Marquez, pertandingan MotoGP Aragon ini bukan penentu gelar juara. Tetapi usahanya akan tetap keras, karena dia harus mempertahankan kedudukan tertingginya selama seri-seri yang telah Ia lewati sebelumnya.

Pembalap asal Spanyol ini menyatakan bahwa dirinya akan terus berjuang untuk mendapatkan gelar juara. Dia akan selalu berusaha tampil dengan baik di depan para penggemarnya. Salah satu kiat suksesnya adalah dengan mengurangi kesalahan yang sama di setiap pertandingan yang akan dilaluinya.

Apalagi memang sebelumnya, Marquez tidak pernah menggoreskan prestasi gemilang di MotoGP Aragon, tetapi dia akan tetap semangat untuk mempersembahkan aksi terbaiknya. Beberapa kesulitan yang dihadapinya ketika melewati sirkuit Aragon adalah ketidaksesuaian keadaan ban dengan permukaan sirkuit. Sehingga ban motor lebih cepat aus.

Kekurangan pada ban yang sering aus lebih cepat inilah yang dijadikannya pelajaran berharga, sehingga dia menghimbau kepada timnya untuk mempersiapkan segalanya dengan baik. Pemilihan ban dengan bahan karet berkualitas tinggi harus dilakukan, agar kejadian yang sama tidak akan terjadi pada hari H pertandingan nantinya.

Selama latihan FP1 dan FP2, ban motor Marquez masih aman-aman saja, namun dia tidak santai akan hal itu, karena apapun akan terjadi di tengah pertandingan. Terbukti dengan posisi catatan waktu yang dicetak oleh marquez lebih tinggi daripada para rivalnya, salah satunya adalah The doctor, Rossi. Dalam catatan klasemen pun, Marquez masih tercatat sebagai pembalap yang memimpin dengan poin tertinggi.

Harap-harap cemas menjadi hal yang tidak bisa dipungkiri dari seorang Marquez. Persipan yang matang tidak pernah ditinggalkannya agar penampilannya di hari H MotoGp Aragon lebih maksimal dan tidak mengecewakan pihak-pihak yang mendukungnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *