Kebiasaan Multitasking Bisa Menurunkan IQ, Benarkah ?

Banyak orang bilang bahwa mengerjakan dua hal sekaligus merupakan salah satu bentuk kelebihan, padahal hasil penelitian berkata lain.

Kalau kamu menganggap multitasking adalah sebuah kemampuan yang harus dimiliki oleh tiap orang, sepertinya kamu harus membaca ulasan berikut ini. Lary Kim, pendiri WordStream, menjelaskan bahwa multitasking justru dapat merusak dan membunuh otakmu. “Otak kita nggak dibangun untuk multitasking. Otak dirancang untuk mengerjakan satu hal pada waktu tertentu. Memasukkan beragam informasi secara bersamaan justru malah akan memperlambat kerja otak,” tulis Larry dalam uraian berjudul Multitasking is Killing Your Brain.

Larry juga menjelaskan bahwa beralih dari satu pekerjaan ke pekerjaan lain dengan sangat cepat akan mendorong kebiasaan buruk pada otak. Pernah nggak kamu merasa sudah banyak pekerjaan yang kamu pegang, tetapi justru nggak satupun dari pekerjaan tersebut yang beres? Ya, multitasking hanya akan menurunkan kualitas dan efisiensi kerja. Kebiasaan multitasking akan membuat otak bekerja untuk mengatur pikiran sekaligus menyaring informasi.

Yang paling mengejutkan, hasil penelitian dari University of London juga membuktikan bahwa mereka yang sering melakukan pekerjaan multitasking akan mengalami penurunan IQ secara signifikan. Larry mengibaratkan penurunan IQ yang terjadi akibat multitasking sama berbahayanya dengan orang yang sering melewatkan tidur pada malam hari. Jadi, mulai sekarang, pilah tugas berdasarkan prioritas. Hindari multitasking agar kamu lebih fokus menyelesaikan tugas. Nggak mau juga kan IQ-mu tekor dalam beberapa tahun ke depan?

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *