Perbandingan Kandungan Nutrisi Dalam Susu Segar Dan Bubuk

Untuk kesehatan dan tumbuh kembang anak, pasti setiap orangtua menginginkan yang terbaik. Lantas bagaimana dengan susu, seperti apa perbandingan kandungan nutrisi dalam susu segar dan bubuk, dan mana yang paling baik dikonsumsi?

Menurut pakar gizi, Emilia Achmadi—dikutip dari laman health.kompas.com—dibandingkan dengan susu bubuk, susu segar memiliki kandungan nutrisi yang utuh. Ia menjelaskan bahwa manusia dapat mengonsumsi susu segar setelah melalui proses pasteurisasi. “Kalau mau makan, makanlah makanan yang paling sehat dan alami. Kalau susu, pilihlah susu yang mendekati natural, yakni susu segar,” ujar Emil.

Satu gelas susu segar mengandung berbagai vitamin yang sangat baik untuk tubuh. Misalnya, vitamin A yang baik untuk kesehatan mata dan kulit, vitamin B yang baik untuk kesehatan otak, serta vitamin D yang baik untuk kesehatan tulang. “Sementara itu, proses pemanasan susu bubuk bisa merusak kandungan di dalamnya, terutama vitamin B kompleks,” Emil menambahkan.

Nah, untuk menjaga kesegaran, susu pasteurisasi harus disimpan dalam pendingin bersuhu 0–4° C. Soal durasi penyimpanan, susu bubuk dapat bertahan jauh lebih lama dibandingkan dengan susu segar. Susu segar akan kadaluwarsa dalam waktu 40 hari sejak disimpan dalam lemari pendingin, bahkan akan basi jika nggak dihabiskan dalam tiga hari setelah kemasannya dibuka.

Sudah cukup mencerahkan, bukan?

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *