Program Sejuta Rumah untuk Perumahan Murah Subsidi

Program Sejuta Rumah untuk Perumahan Murah Subsidi – Pada tahun 2016 ini adalah waktu yang sangat tepat bagi teman-teman perumnas yang ingin memiliki rumah sendiri. Pada tahun ini, pemerintah telah menyelenggarakan Program Sejuta Rumah, perumahan murah subsidi yang ada di berbagai daerah di Indonesia sudah siap dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Lalu, bagaimana mekanismenya?

Menurut Syarif Burhanuddin yang selaku Direktur Jenderal  Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) menjelaskan bahwa jumlah 1 juta rumah tersebut akan dibagi menjadi dua bagian target pasar. Sebanyak 600.000 rumah akan dibagikan kepada MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah dan 400.000 sisanya diperuntukan bagi masyarakat Non-MBR.Program Sejuta Rumah untuk Perumahan Murah Subsidi

Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah yang ingin memiliki rumah murah ini, maka mereka harus mengikuti sistem KPR dengan sudah di subsidi. Sedangkan mekanisme penjualan rumah non MBR, maka akan diserahkan sepenuhnya kepada pihak pengembang dan bank selaku penyedia KPR. Dengan demikian, masyarakat dapat memiliki rumah sendiri dan kesejahteraan rakyat pun akan semakin meningkat dari tahun ke tahun.

Program Perumahan Murah Subsidi yang Didasari Keterbatasan

Tujuan dari pengadaan rumah murah ini untuk menekan backlog atau kekurangan jumlah rumah yang ada di Indonesia. Dengan kata lain, masih banyak sekali jumlah keluarga yang masih belum memiliki rumah sendiri. Kebutuhan rumah sendiri ini kia meningkat, sehingga perlu campur tangan dari semua pihak agar backlog ini bisa cepat teratasi.

Persepsi Keliru Tentang Program Sejuta Rumah

Syarif juga meluruskan bahwa Program Sejuta Rumah ini bukan sebagai ajang bagi-bagi rumah murah dari pemerintah untuk masyarakat. Sosialisasi dari program ini juga sampai saat ini masih belum terealisasi dengan efektif. Sehingga masih banyak kalangan masyarakat yang mendatangi kantor Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kemenpupera untuk maksud yang keliru.

Banyak kalangan masyarakat yang ingin membangun rumah di tanah yang telah disediakan oleh Pemda setempat. Padahal, program ini pada dasarnya sama seperti program pengajuan KPR biasa yang diwajibkan untuk memenuhi kewajiban tertentu. Meskipun uang muka, cicilan dan prosesnya lebih mudah, namun proses survei dan serangkaian prosedur lainya harus tetap dipenuhi.

Optimistis dengan Keberhasilan Program Sejuta Rumah

Pada tahun 2015 lalu, pemerintah berhasil menyelenggarakan sebuah program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dengan membangun 76.000 unit rumah, pembiayaan program ini telah menghabiskan dana sekitar 5.1 Triliun. Maka dari itu, penanganan program perumahan murah pada tahun 2016 ini harus dilakukan dengan perhitungan yang sangat matang, sehingga pencapaiannya bisa semakin baik lagi dari sebelumnya.

Bagi anda yang masih bingung dengan mekanisme Program Sejuta Rumah ini, maka segera cari informasinya pada sumber-sumber yang sudah terpercaya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *