Siapa Yang Sebenarnya Lebih Emosional Sih, Lelaki Atau Perempuan?

Dalam satu kesempatan, pasti kamu menemukan momen saat teman lelakimu yang biasanya tenang nggak bisa menahan emosi saat tengah dilanda stres. Sementara kamu dan teman-teman perempuanmu lebih mudah terpancing emosi bahkan kerap meluapkannya. Lalu, siapa yang sebenarnya lebih emosional sih, lelaki atau perempuan?

Walaupun perempuan terkesan lebih cerewet dibandingkan dengan lelaki, peneliti menemukan fakta bahwa perempuan lebih bisa menahan emosi saat sedang stres. Alasan yang membedakan cara lelaki dan perempuan dalam menghadapi stres adalah hormon dalam tubuh. Ternyata, saat stres, otak perempuan akan mengeluarkan hormon oksitosin—hormon yang menimbulkan perasaan relaks dan bahagia. Hormon tersebut menekan hormon kortisol sehingga membuat perempuan lebih santai.

Sementara itu, dalam tubuh lelaki, jumlah hormon oksitosin tersebut lebih sedikit. Jadi, nggak heran kalau saat stres lelaki cenderung lebih mudah marah atau nggak bisa menahan emosi. Hormon oksitosin yang dilepaskan oleh otak nggak mampu menentralisasi hormon kortisol yang dominan.

Namun mengapa emosi perempuan tetap lebih mudah terlihat dibandingkan dengan para lelaki? Penulis The Everything Parent’s Guide To Positive Discipline, Carl Pickhard, mengatakan bahwa saat stres, untuk menghindari emosi, para lelaki mencari pelarian. “Mereka menyalurkan energi stres bersama teman-temannya lewat cara menantang,” ujar Carld. Sedangkan saat merasakan tekanan soal pekerjaan, mereka lebih memilih larut dalam kegiatan lain. Jadi, jangan harap kamu bakal menemukan lelaki yang rajin curhat soal masalah hidupnya. Cara yang cukup cerdas, bukan? Yuk, para perempuan, belajar dari para lelaki soal mengatasi emosi.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *